Opini Detail

Jumat Peduli: Pentingnya Bersyukur dalam Menjalani Hidup

Oleh: Zuli Hendriyanto


Assalamualaikum Wr. Wb.


Pada kesempatan yang mulia ini, saya ingin mengajak kita semua untuk merenungkan dan memahami lebih dalam tentang sebuah konsep yang sangat fundamental dalam ajaran agama kita, yaitu "Bersyukur".


Bersyukur bukanlah sekadar mengucapkan "alhamdulillah" setelah menerima nikmat, tetapi lebih dari itu, bersyukur adalah sebuah sikap mental, sebuah cara pandang, dan sebuah praktik hidup yang memiliki dampak luar biasa bagi kebahagiaan dan keberkahan kita.


Allah SWT berfirman dalam Surah Ibrahim ayat 7: "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan ⁹ (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat#

Ayat ini dengan jelas menunjukkan bahwa janji Allah itu pasti: bersyukur akan menambah nikmat, dan kufur nikmat akan mendatangkan azab.

Lantas, mengapa masih banyak dari kita yang seringkali lupa untuk bersyukur? Kita cenderung lebih fokus pada apa yang belum kita miliki daripada menghargai apa yang sudah ada.


*Bentuk-Bentuk Syukur dalam Kehidupan Kita*


Bersyukur dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, tidak hanya dengan lisan.


- Syukur dengan Hati: Ini adalah tingkat syukur yang paling dasar, yaitu mengakui dan meyakini sepenuh hati bahwa segala nikmat yang kita terima berasal dari Allah SWT. Mulai dari kesehatan yang kita nikmati, keluarga yang harmonis, hingga pekerjaan yang kita miliki, semua adalah karunia dari-Nya. Bahkan, kelahiran kita di dunia ini adalah bagian dari takdir dan nikmat yang patut disyukuri.


- Syukur dengan Lisan: Mengucapkan "alhamdulillah" atau kalimat-kalimat pujian kepada Allah adalah bentuk syukur yang paling sering kita lakukan. Namun, apakah ucapan itu keluar dari hati yang tulus atau hanya sekadar rutinitas? Mari kita jadikan ucapan syukur kita sebagai bentuk pengakuan yang sungguh-sungguh atas kebesaran-Nya.


- Syukur dengan Perbuatan: Ini adalah puncak dari rasa syukur. Syukur dengan perbuatan berarti menggunakan nikmat yang telah Allah berikan di jalan yang diridhai-Nya. Jika kita diberi kesehatan, gunakan untuk beribadah dan membantu sesama. Jika kita diberi rezeki, gunakan untuk bersedekah, menafkahi keluarga, dan mendukung kegiatan kebaikan. Saya menyadari betul pentingnya menggunakan amanah dan kemampuan yang diberikan untuk kemaslahatan umat dan bangsa.


*Manfaat Bersyukur*


Bersyukur membawa banyak manfaat bagi kehidupan kita, di dunia maupun di akhirat:


- Menambah Nikmat: Sebagaimana janji Allah, bersyukur akan membuka pintu-pintu rezeki dan keberkahan yang mungkin tidak pernah kita duga sebelumnya.


- Ketenangan Hati: Orang yang bersyukur cenderung memiliki hati yang lebih tenang, damai, dan jauh dari keluh kesah. Mereka mampu melihat kebaikan dalam setiap situasi.


- Kebahagiaan: Rasa syukur adalah kunci menuju kebahagiaan sejati. Bukan karena kita memiliki segalanya, tetapi karena kita menghargai apa yang kita miliki.


- Meningkatkan Keimanan: Dengan bersyukur, kita semakin menyadari kebesaran Allah dan ketergantungan kita kepada-Nya, sehingga keimanan kita pun semakin kuat.


Penutup

Mari kita jadikan hari Jumat ini, 4 Juli 2025, sebagai momentum untuk mengintrospeksi diri. Sudahkah kita bersyukur atas setiap hembusan napas, setiap makanan yang kita santap, setiap kesempatan yang datang.


Mari kita tanamkan sikap syukur dalam setiap aspek kehidupan kita, sehingga kita senantiasa mendapatkan tambahan nikmat, ketenangan, dan keberkahan dari Allah SWT.


Semoga ini bermanfaat bagi kita semua. Mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan.


Wabillahi Taufiq Wal Hidayah

Wassalamualaikum Wr. Wb.


Terima Kasih


Jakarta, 4 Juli 2025

Baca Juga : RESILIENSI EKONOMI NASIONAL DI TENGAH UNCERTAINTY GLOBAL: PERSPEKTIF MITSAQ AL - MADINAH