Berita Detail

Dari Bukber ke Musyawarah: Alumni HMI Minang Sepakat Lahirkan Kepemimpinan Baru FORAHMI

Jakarta, Kahmijaya.com - Forum Alumni HMI Minang (FORAHMI) menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama dan Musyawarah FORAHMI ke-III pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) asal Minangkabau, baik yang berasal dari Sumatera Barat maupun yang berada di perantauan.

Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa kental dalam kegiatan yang berlangsung hangat tersebut. Selain menjadi ajang silaturahmi di bulan suci Ramadan, pertemuan ini juga menjadi forum strategis untuk menentukan arah organisasi FORAHMI ke depan.

Musyawarah FORAHMI ke-III yang digelar untuk periode kepengurusan 2026–2031 menghasilkan kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa semangat segar bagi organisasi. Dalam musyawarah tersebut, para peserta menetapkan tim formatur yang terdiri dari Venno Desfianto, Kenny Novandri, dan Arven Marta untuk menyusun kepengurusan baru.

Dalam kesempatan itu, Fasli Djalal, yang bertindak sebagai tuan rumah sekaligus Dewan Pembina FORAHMI serta Rektor Universitas YARSI, menyampaikan pesan penting terkait keberlanjutan organisasi. Ia menegaskan bahwa proses pengkaderan dan regenerasi harus terus berjalan secara berkelanjutan agar organisasi tetap hidup dan berkembang.

Menurutnya, FORAHMI harus terus mengedepankan nilai ukhuwah Islamiyah dan semangat kekeluargaan dalam setiap aktivitas organisasi. Dengan menjaga prinsip tersebut, FORAHMI diyakini akan terus berkembang dan mampu menjaga keberlangsungan roda organisasi.

Sementara itu, M. Reza Pahlevi, alumni HMI Minang yang juga merupakan pengurus Majelis Wilayah KAHMI Jaya, menyampaikan bahwa pelaksanaan musyawarah berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan organisasi.

“Alhamdulillah, musyawarah FORAHMI sebagai forum tertinggi dalam organisasi berjalan sesuai dengan AD/ART FORAHMI,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penghormatan kepada pengurus FORAHMI yang telah demisioner. Para pengurus sebelumnya dinilai telah berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan organisasi hingga terselenggaranya musyawarah ini dengan baik.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan laporan pertanggungjawaban dari pengurus demisioner kepada forum. Harapannya, kepengurusan yang baru nantinya dapat bekerja lebih aktif, inovatif, dan maksimal dalam menjalankan program-program organisasi ke depan. (ESH)

Baca Juga : Politik Anggaran Kita: Efisiensi Atau Ilusi