Alumni dan Kader HMI Diajak Aktif Bangun Komunikasi Publik yang Sehat
Jakarta, Kahmijaya.com - Media Center KAHMI JAYA menyelenggarakan kegiatan Buka Puasa Bersama dan Diskusi Terbatas (sharing session) pada Rabu, 12 Maret 2026 di Studio Kopi Tarik Podcast. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum diskusi untuk membahas perkembangan media serta pentingnya literasi media dan komunikasi publik di era digital.
Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban ini dihadiri oleh para penggiat media, kader, dan alumni yang tergabung dalam komunitas Media Center. Diskusi digelar dengan tema “Memperkuat Peran Alumni dan Kader HMI dalam Literasi Media dan Komunikasi Publik.”
Dalam diskusi tersebut hadir narasumber Riskal Arief (Ryo), Dewan Narasumber Tingkat Nasional Majelis Nasional KAHMI. Ia menekankan bahwa perkembangan teknologi informasi saat ini menuntut setiap orang untuk memiliki kemampuan memahami media secara kritis.
“Perubahan zaman menuntut kita untuk semakin memahami literasi media dan komunikasi publik. Di tengah arus informasi yang sangat cepat, kemampuan menyaring dan memahami informasi menjadi sangat penting,” ujarnya dalam sesi diskusi.
Narasumber lainnya, Denni Wahyudi, Founder media online RedaksiJakarta.com, berbagi pengalaman tentang proses membangun dan mengembangkan media daring atau portal berita. Ia menjelaskan berbagai tantangan yang dihadapi dalam mengelola media online, mulai dari menjaga kredibilitas informasi hingga membangun kepercayaan publik di tengah kompetisi media digital yang semakin ketat.
Diskusi dipandu oleh Effra S. Husein, Direktur Eksekutif Media Center KAHMI Jaya, yang memoderatori jalannya dialog secara interaktif sehingga peserta dapat terlibat aktif dalam bertukar pandangan dan pengalaman.
Dalam sharing session tersebut juga dibahas bagaimana media massa mengalami transformasi besar dari era media cetak, media elektronik, hingga kini memasuki era media digital dan media sosial. Perubahan ini membuat arus informasi semakin cepat dan terbuka, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan seperti penyebaran hoaks, disinformasi, serta polarisasi opini publik.
Penguatan literasi media menjadi kebutuhan penting, terutama bagi kader dan alumni organisasi intelektual seperti Himpunan Mahasiswa Islam dan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam agar mampu berperan aktif dalam membangun komunikasi publik yang sehat, rasional, dan berbasis data ujar Riskal Arief.
Kegiatan ini turut didukung oleh Kopi Tarik Ruang Narasi dan media daring Swararakyat.com yang selama ini aktif mendorong penguatan literasi media serta pengembangan ruang dialog publik.
Melalui kegiatan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan diskusi terbatas ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang lebih kuat di antara para penggiat media, kader, dan alumni dalam memperkuat ekosistem informasi yang sehat serta mendorong tradisi diskusi intelektual di tengah perkembangan media digital yang semakin pesat. (*)
Baca Juga : Politik Anggaran Kita: Efisiensi Atau Ilusi